Senin, 13 Agustus 2018

SODIAL BUDAYA DESA PAENG

Hakikatnya manusia adalah makhluk sosial yang tidak mampu hidup sendiri. Manusia membutuhkan manusia lain untuk melanjutkan hidupnya. Oleh karena itu banyak terbentuk kelompok masyarakat atau kelompok sosial. Jenis kelompok masyarakat yang sering terjadi di Indonesia adalah patembayan dan paguyuban. Kelompok sosial patembayan merupakan kelompok sosial yang terbentuk hanya dalam waktu singkat, bersifat sendiri-sendiri dan berkompetitif. Sedangkan kelompok sosial paguyuban merupakan bentuk kelompok sosial dimana para anggota-anggotanya memilki keterikatan hubungan batin yang bersifat alamiah dan juga kekal. Dasar hubungan tersebut adalah rasa persatuan dan kesatuan batin yang sudah dimiliki oleh setiap anggotanya. Kelompok sosial ini bersifat nyata dan juga terorganisir.

Berdasarkan jenis kelompok masyarakat diatas, desa Paeng masuk dalam jenis paguyuban. Hubungan antar masyarakat desa Paeng sangatlah erat terbukti dengan adat istiadat yang terus dipertahankan, kegiatan gotong royong dalam berbagai hal dan sikap empati, rasa perduli, saling membantu, menghargai serta menghormati antar penduduk. Contoh lain yaitu masyarakat Paeng saling membantu dalam kegiatan menanam tanaman dan ketika waktu panen tiba. Pada saat terjadi permasalahan, kesalahpahaman dan perbedaan pendapat, solusi atau penyelesaian yang dilakukan selalu melalui cara kekeluargaan dan musyawarah.

Masyarakat desa paeng menganut sistem Kyai Sentris yang mana semua perlakuan sang Kyai akan ditirukan dan ucapan yang diucappkan akan menjadi perintah bagi masyarakat desa. Di desa Paeng seorang Kyai dianggap sebagai seorang yang paling berjasa bagi masyarakat desa. Selain itu Kyai dianggap sebagai panutan yang baik untuk mengamalkan agama islam. Kyai memiliki daya tarik yang luar biasa karena dapat menyatu dengan masyarakat baik pada masyarakat menengah kebawah hingga masyarakat menengah keatas. Sehingga masyarakat desa Paeng lebih mementingkan pendidikan agama dari pada pendidikan formal oleh karenanya banyak anak anak dan remaja desa paeng belajar di pondok pesantren. Dengan alasan bahwa pendidikan agama lebih penting daripada pendidikan formal. Pendidikan agama dianggap sebagai suatu dasar dalam menjalankan hidup.

0 komentar:

Posting Komentar

 

PAENG, MODUNG, BANGKALAN KKN UTM 32 © 2008. Template By: SkinCorner