Senin, 13 Agustus 2018

SEJARAH DESA PAENG



Desa Paeng berasal dari kata “Pahing” dalam kalender Jawa. Penanggalan ini memiliki keistimewaan  karena memadukan sistem penanggalan islam dan penanggalan hindu. Pahing berasal dari kata iling (ingat) yang mana kata tersebut dapat memeiliki arti yang luas seperti ingat terhadap Allah SWT, ingat terhadap ke empat hal yang lainnya (Legi, Pon, Kliwon, dan Wage). Kata ”iling” atau “eling” bisa jadi suatu pemahan yang sangat luas karena akan menimbulkan sudut pandang vertikal dan horizontal. Vertikal dalam hal ini pengertian iling itu mengingat kepada Allah SWT Sang Pencipta, ingat pada jasa-jasa para guru dan kyai serta ingat jasa orang tua yang telah membantu dirinya. Sedangkan Horizontal hal ini pengertian iling adalah bahwa setiap orang didefinisakan sebagai suatu kesatuan yang sama, artinya setiap orang memiliki hak asasi yang sama dan manusia memiliki tujuan hidup yang sama yakni untuk menjadi ahli Surga.

Pahing memiliiki karakter air, karena itulah biasanya orang-orang yang lahir pada penanggalan ini diyakini sebagai orang orang yang mudah menangis. Desa Paeng memiliki sumber mata air yang juga mengalirkan air tersebut ke dalam empat kampung yang membutuhkan air. Maka dari itulah dinamakan dengan Paeng yang memiliki makna yang selalu ingat untuk berbuat kebajikan dan juga memiliki tipe air yaitu meskipun dia memiliki sumber air yang baik dia tidak pernah lupa untuk membagikan kepada empat kawannya yakni Legi, Pon, Kliwon ,dan Wage, yang diasumsikan menjadi empat kampung yakni Paeng, Nepa, Tetang, Jelgung. Dan sumber air itu yang menjadi tipe dari Pahing itu sesuai dengan asal muasal dari nama Desa Paeng.

Di desa Paeng terdiri dari 3 dusun yaitu dusun Paeng, dusun Nipa dan dusun Tetang. Perbedaan yang paling mencolok dari ketiga dusun tersebut adalah adat atau kebiasaan seperti terdapat dusun yang setiap lebaran memberikan makanan kepada para tetangga namun ada dusun yang tidak melakukan kebiasaan tersebut. Selain itu, tingkah laku atau sifat juga merupakan perbedaan yang mencolok dari tiga dusun yang ada di desa Paeng.  Di desa Paeng ada 4 Rukun Warga (RW) dan 9 Rukun Tetangga (RT).

0 komentar:

Posting Komentar

 

PAENG, MODUNG, BANGKALAN KKN UTM 32 © 2008. Template By: SkinCorner