Selasa, 07 Februari 2017

PROKER PENDUKUNG

                                                              PROKER(ProgramKerja) PENDUKUNG

A. Mengajar di SDN Paeng
Merupakan kegiatan sistem belajar mengajar kepada murid Sekolah Dasar dengan metode pembelajaran yang menarik. Sehingga dapat meningkatkan semangat belajar murid-murid di desa.
Permasalahan yang ada, para murid di desa ini kurang memiliki semangat yang tinggi untuk sekolah. Hal ini dimungkinkan karena metode pembelajaran yang biasa saja sehingga kurang menarik minat anak-anak yang beranggapan sekolah hanya untuk mendapatkan ijazah saja.
Guru sangat senang dengan bantuan dan ilmu baru yang disalurkan terhadap guru dan juga siswa, sehingga siswa lebih semangat dan antusias untuk belajar, selain itu bapak dan ibu guru juga memohon bantuan untuk melatih murid-murid yang akan mengikuti lomba.








B. Bimbingan Belajar
Anak-anak Desa Paeng, khususnya anak-anak Sekolah Dasar sangat antusias dalam bimbingan belajar. Banyaknya siswa-siswi yang mengalami kesulitan dalam memahami dan mengerti tentang pelajaran yang didapat di sekolah. Sehingga siswa – siswi dapat mendiskusikan pada saat Bimbingan Belajar.
Bimbingan belajar tidak dilaksanakan berdasarkan jadwal, sehingga anak yang akan belajar kapanpun tetap bisa dilaksanakan. Kegiatan ini mendapat respon positif dari orang tua ataupun keluarga dari anak-anak yang ada di Desa Paeng, berdasarkan wawancara terhadap salah satu orang tua yang anaknya mengikuti bimbingan belajar.





C. Pemanfaatan Lahan Pekarangan Rumah Masyarakat
Desa Paeng merupakan bagian dari salah satu desa di kabupaten bangkalan yang bertepatan di kecamatan modung yang memiliki beberapa sumber daya alam yang melimpah. Sumber daya alam di desa paeng yaitu dibidang pertanian. Pertanian tentunya membutuhkan lahan untuk menghasil suatu produk dengan skala luas. Skala lahan yang luas yang seringkali kali dijadikan sutu persoalan untuk menghasilkan produk dengan bentuk material. Hal ini seringkali menjadi faktor masyarakat untuk tidak dapat berkreasi dibidang pertinian. Sedangkan tempat tinggal masyarakat di desa paeng memiliki skala lahan luas yang tidak dioptimalisasikan untuk proses mengembangkan penghasilan yang akan membantu untuk meningkatkan penghasilan masyarakat yang hanya menggantungkan pada hasil dari lahan pertanian yang luas.
Masyarakat sangat antusias dalam kegiatan yang berhubungan dengan pertanian atau perkebunan, namun dikarenakan adanya kelompok-kelompok dalam masyarakat (kelompok tani, masyarakat biasa, dan lain-lain) menyebabkan kecemburuan sosial, sehingga ada rasa malu untuk menghadiri acara tersebut.

D. Penyuluhan Dinas Pertanian
Berdasarkan tugas pokok fungsi dari dinas pertanian, bahwasanya dinas pertanian nantinya akan membantu dibidang pertanian. Sehingga dilaksanakan kerjasama dan penyuluhan terhadap petani-petani di Desa Paeng, yang bertujuan agar petani mendapatkan pengetahuan yang lebih luas dalam mengelola lahan pertanian.


E. Sosialisasi Dinas Pertanian Se-Kecamatan Modung
Kegiatan ini di koordinir oleh Desa Paeng dan Desa Kolla, dengan acara sosialisasi mengenai tugas dinas prtanian keypad perwakilan mahasiswa KKN setiap Desa.




F. Lampu Otomatis Menggunakan Sensor LDR
Didesa Paeng saat ini masih menggunakan saklar On/Off secara manual saat menghidupkan lampu di jalan, dari keadaan yang seperti itu maka program yang akan dilaksanakan oleh mahasiswa yaitu tentang pembuatan sebuah alat yang dapat membantu masyarakat dalam efisiensi penggunaan listrik dan lampu jalan. Maka dari itu alat yang akan buat adalah lampu otomatis menggunakan sensor cahaya (LDR).
 
Gambar pelatihan dan pemasangan LDR




G. Pembuatan Papan Selamat Datang
Pembuatan papan selamat datang dibuat menggunakan kayu, papan selamat datang di letakan di perbatasan Desa Paeng dengan Blega guna untuk mengetahui saat orang melintasi Desa Paeng. Agar orang mengetahui jika telah memasuki Desa Paeng. 


Gambar pemasangan papan selamat datang

K. Pembuatan Briket
Mengingat di Desa Paeng 90 % adalah bekerja sebagai petani, dan limbah padi kurang begitu dimanfaatkan dengan baik, selain digunakan sebagai kerajinan, beberapa limbah padi khususnya sekam padi digunakan untuk membuat briket, sebagai pengganti kayu bakar untuk masyarakat yang masih menggunakan tungku untuk memasak. Dalam hal itu maka penggunaan kayu bakar akan lebih berkurang dan limbah dari kulit padi atau sekam akan lebih bermanfaat.
Gambar pembuatan Briket



L. Malam Inagurasi
Malam Inagurasi merupakan malam puncak dari serangkaian kegiatan yang sudah dilaksanakan oleh suatu oraganisasi bisa dikatakan juga sebagai malam terakhir (penutup) dimana pihak-pihak yang terkait adalah peserta KKN 19 serta semua susunan/tatanan masyarakat yang ada di desa Paeng. Program ini dilaksanakan untuk merayakan suatu kegiatan atau rasa syukur karena berbagai rangkaian kegiatan atau agenda yang sudah dilaksanakan telah berjalan dengan baik. Kegiatan ini bertujuan untuk mengajak masyarakat dan juga kelompok KKN 19 untuk dapat berkumpul dan saling berbaur menjadi satu di pusat pemerintahan desa Paeng.



 


Gambar malam inagurasi

0 komentar:

Posting Komentar

 

PAENG, MODUNG, BANGKALAN KKN UTM 32 © 2008. Template By: SkinCorner