Sabtu, 14 Januari 2017

SEJARAH DESA



Sejarah Desa
Desa paeng yaitu termasuk desa yang makmur dan subur dikarenakan desa ini jika dilihat dari sektor pertaniannya yang bagus dan subur. Dalam bertani tidak lepas dari kebutuhan air. Desa paeng ini memiliki sumber air yang cukup untuk kebutuhan sehari-hari dan untuk bertani. Ini berarti desa paeng sangat tidak mengalami kesulitan untuk mendapatkan air walaupun musim kemarau. Dengan latar belakang inilah erat kaitannya dengan sejarah desa paeng ini.
Desa Paeng sebenarnya berasal dari kata Pahing dalam kalender jawa. Penanggalan ini memiliki keistimewaan  karena memadukan sistem penanggalan islam dan penanggalan hindu. Pahing berasal dari kata iling (ingat) yang mana kata tersebut dapat memeiliki arti yang luas: seperti ingat terhadap Allah SWT, ingat terhadap ke empat hal yang lainnya (Legi, Pon, Kliwon, dan Wage). Pahing berada dalam weton yang paling belakang karena itu berat sekali pemahamannya. Kata ”iling” atau “eling” bisa jadi suatu pemahan yang sangat luas karena akan menimbulkan sudut pandang vertical dan horizontal. Vertical dalam hal ini pengertian iling itu mengingat kepada Allah SWT Sang Pencipta dan ingat pada jasa jasa para guru dan kyai serta ingat jasa jasa orang kecil yang telah membantu dirinya. Sedangkan Horizontal hal ini pengertian iling adalah bahwa setiap orang didefinisakan sebagai suatu kesatuan yang sama, artinya setiap orang memiliki hak azasi yang sama dan manusia memiliki tujuan hidup yang sama yakni untuk menjadi ahli Surga. Pahing memiliiki karakter air, karena itulah biasanya orang-orang yang lahir pada penanggalan ini diyakini sebagai orang orang yang mudah menangis.

Dalam realitanya kampung Paeng memiliki sumber mata air yang juga mengalirkan air tersebut ke dalam empat kampung yang membutuhkan air. Maka dari itulah dinamakan dengan Paeng yang dalam definisinya memiliki makna yang selalu ingat untuk brebuat kebajikan dan juga memiliki tipe air. Artinya meskipun dia memiliki sumber air yang baik dia tidak pernah lupa untuk membagikan kepada empat kawannya yakni Legi, Pon, Kliwon ,dan Wage, yang diasumsikan menjadi empat kampung yakni Paeng, Nepa, Tetang, Jelgung. Dan sumber air itu yang menjadi tipe dari Pahing itu sesuai dengan asal muasal dari nama Desa Paeng.
Load disqus comments

0 komentar