Senin, 16 Januari 2017

PAGUYUBAN DESA PAENG SANGAT ERAT

Dari cerita Bapak Kepala Desa tentang Desa Paeng sendiri, bahwasanya dalam masyarakat ini ke paguyuban gotong royong dan tali persaudaraan hingga sampai seperti keluarga sendiri. ketingkatan nafsi-nafsi atau sendiri-sendiri hampir tidak ada di Desa Paeng ini. Dan setelah tinggal selama seminggu disini ternyata benar. Kepribadian warga sudah seperti keluarga semua. hal tersebut telah terbukti adanya pengamatan yang secara tidak sengaja kami lakukan. Misalnya, kemarin 16 januari tepatnya ba'da maghrib kami mahasiswa KKN 19 (putra) diundang acara "slametan". Dalam acara tersebut hadirin undangan sangat banyak  yang kami perkirakan -+ 300 undangan dibandingkan dijawa hanya sekitar 50 undangan dan maksimal 100 undangan itupun orang yang kaya punya rumah yang luas, kemudian 17 januari pagi tadi ada salah satu warga yang telah tutup usia dan mahasiswa KKN 19 di barengi oleh Bapak Kepala Desa untuk ikut serta melayat ke rumah keluarga yang telah ditinggalkannya. disana terlihat jelas bahwa orang yang melayat diperkirakan hampir satu desa Paeng. karena banyak warga atau tamu yang terus berdatangan memenuhi tempat yang telah disediakan. yang dibandingkan di jawa hanya satu dusun saja.
warga desa paeng sangat baik, ramah-ramah dan menghormati kami. dokumentasi sengaja tidak diadakan.
Load disqus comments

0 komentar